Showing posts with label Pengumuman. Show all posts
Showing posts with label Pengumuman. Show all posts

Thursday, December 8, 2011

Carnivaland: Charity for Kids


Carnivaland merupakan sebuah festival yang diadakan Ikatan Mahasiswa Komunikasi (I’M KOM) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) untuk menyambut Fikom Night, yakni gathering Fakultas Ilmu Komunikasi UMN. Festival yang dimulai sejak tanggal 5 Desember 2011 ini bertujuan untuk menghimpun mahasiswa dari berbagai angkatan untuk saling mengenal dan merasakan suasana seperti berada di karnaval. Carnivaland meriahkan oleh atraksi sulap dari Magic Mania, dan diisi dengan berbagai permainan serta makanan khas karnaval.
Ajang tahunan Fikom Night ini telah memasuki tahun ketiga dan kali ini, Fikom Night 2011 berinovasi untuk berbagi keceriaan dengan anak-anak di Yayasan Cinta Rama Rama milik Andy F. Noya dan istri. Untuk diketahui, sebagian dari hasil penjualan tiket Carnival Night  telah disumbangkan ke taman bacaan yang berlokasi di BSD Serpong tersebut.
Sesuai tema acara, Carnival : Charity for Kids, Carnival menggambarkan sebuah festival dengan suasana penuh suka cita, beragam, berwarna, yang identik dengan masa kecil anak-anak yang sangat ceria dan berwarna. Sementara itu, Charity for Kids, diperuntukkan bagi anak-anak yang kurang beruntung dalam mengecap pendidikan. I’M KOM menjembatani aksi sosial ini dan mengajak seluruh mahasiswa, dosen, dan sponsorship ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
“Acara ini diselenggarakan untuk mengumpulkan dan mengakrabkan semua mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi dari seluruh angkatan,” ujar Ciseh Putera, Ketua Panitia Carnival Night. Ia berharap pada Carnival Night nanti, semua mahasiswa saling mengenal dan menjaga budaya kekeluargaan, dengan melepas perbedaan antar angkatan.
Carnival Night yang diselenggarakan pada 9 Desember 2011 ini akan dimeriahkan oleh grup band Boyz II Boys, kelompok musik perkusi Kandank Jurank Doank, sekaligus memperkenalkan I’M KOM Generasi II yang telah dilantik pada 1 Desember lalu.
Vicky Shidarta, Ketua I’M KOM Generasi I, berharap pada I’M KOM generasi selanjutnya dapat melanjutkan “tradisi” Fikom Night dengan lebih variatif. “Fikom Night bisa dilakukan di luar kampus agar tak hanya sekedar gathering, tapi juga sebagai malam keakraban antar mahasiswa. Kalau bisa free of charge agar makin banyak (mahasiswa) yang ikut,” tambahnya. (ris)

Tuesday, December 14, 2010

Launching I'M KOM

Halo teman-teman UMN dari seluruh fakultas dan angkatan!
Ayo datang dan hadiri Acoustic Corner di Lobby UMN pada hari Kamis, 16 Desember 2010 pukul 16.00 - selesai, yang dilanjutkan dengan Nonton Bareng Semifinal Piala AFF 2010 antara Filipina vs Indonesia pukul 18.30-selesai di Function Hall. Acara ini berlangsung dalam rangka Launching HMJ Ilkom, I'M KOM.

Wednesday, December 8, 2010

PENGUMUMAN

Saat ini Divisi Jurnalistik sedang mengajukan regulasi divisi yang di dalamnya termasuk regulasi bagi Pers Mahasiswa.
Oleh karena itu, blog Pers Mahasiswa akan vakum untuk sementara waktu, hingga regulasi tersebut disahkan.
Kami tidak menutup kesempatan bagi teman-teman yang ingin mengirimkan karyanya, namun baru akan kami publikasikan setelah adanya regulasi yang sah.

Sekian pengumuman dari kami, Divisi Jurnalistik Himpunan Mahasiswa Jurusan Iilmu Komunikasi.

Keep writing guys!

Salam,

Divisi Jurnalistik HMJ ILKOM

Thursday, December 2, 2010

Kamu

                                                                    Bene Krisna
                                                                  Jurnalistik 2009

Kamu...
Ingin kudengar kamu mengucapkan itu padaku
Saat aku baru terjaga di pagi yang masih ranum
Saat sinar matahari masih centil menggoda hangat dari sekelibat di balik tirai kamarku

Ingin juga kudengar, saat nyeri dingin kesepian ini mulai dengan pelan-pelan menggerogoti sendi-sendi pertahanan hatiku

Ingin juga kuucap, saat aku merindukanmu. Saat aku menggigil, meracau, menyebut namamu sesukaku, dalam lelapku ataupun sadarku

Kamu...
adalah episentrum euforia-ku

Ya...
Hanya kamulah yang mampu membuat seluruh alam semestaku diliputi kebahagiaan

Tapi...
Siapakah kamu? Dimanakah Kamu?
Aku sih inginnya kamu yang menjadi Kamu
Bisakah kamu?

Ad Maiorem Dei Gloriam

Melihat Universitas Multimedia Nusantara dari Kacamata Minus

Bernardo Octo Elbo Brotoseno - Jurnalistik’08

Kesempatan tidak selalu datang dua kali, maka dari itu pergunakanlah kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya. Hal ini mungkin yang mendasari tulisan saya ini. Berangkat dari kegerahan saya terhadap hal-hal aneh yang terjadi di Universitas Multimedia Nusantara.
Saya sebagai pribadi sangat terganggu dengan sistem yang belum jelas dan bagaimana cara kerjanya di universitas ini. Saya sangat berharap ketidaknyamanan ini banyak juga dikeluhkan oleh mahasiswa lainnya.
Karena sistem yang seperti ini, menurut saya, sangatlah tidak mendidik bila terjadi di tempat menempa ilmu yang dapat digolongkan sebagai institusi pendidikan formal. Keresahan ini timbul karena mempunyai latar belakang, pendidikan sebelumnya yang digojlok untuk dapat melakukan segala sesuatunya dengan perencanaan yang matang. Namun bila terjadi sesuatu perubahan keputusan yang mendadak, itu merupakan hal yang dapat dikategorikan sangat mendesak dan sangat jarang terjadi.
Entah apakah terlalu seringnya perubahan mendadak atau pun keputusan yang tiba-tiba dibuat itu merupakan  suatu cermin atas masih hijaunya Universitas Multimedia Nusantara. Sehingga alasan umur itu dapat memperkuat ketidakberesan tersebut.
Selain hal mengenai kebijakan – kebijakan yang mengagetkan itu, Universitas Multimedia Nusantara juga masih belum dapat melakukan segala sesuatunya secara transparan. Hal-hal tersebut meliputi penanggung jawab tentang kegiatan–kegiatan kemahasiswaan, kepanitiaan kegiatan-kegiatan mahasiswa, dan juga mengenai cara penanganan berbagai masalah yang menyangkut kepentingan mahasiswa.
Entah mungkin karena ketidak-mau-tahuan saya terhadap hierarki yang ada dalam universitas ini atau memang hal ini kurang dipublikasikan oleh pihak universitas, mengenai siapa yang harus menuju siapa dalam usaha mahasiswa menyampaikan dan mewujudkan aspirasi kegiatan-kegiatan mahasiswa. Sehingga saya dan beberapa teman sering mengeluhkan bila tidak adanya tanggapan berarti yang dilakukan oleh pihak kampus mengenai beberapa ide yang pernah dilayangkan. Namun yang lebih parah adalah bila respon yang dicari oleh mahasiswa sering dilempar ke sana-ke mari alias dipingpong.
Hal tersebut dapat dikategorikan sebagai sesuatu hal yang mengganggu, karena tidak adanya keseriusan pihak kampus dalam menanggapi aspirasi mahasiswa. Bukan merupakan keheranan tersendiri bagi saya bila beberapa teman mahasiswa pun menjadi apatis terhadap kegiatan-kegiatan mahasiswa yang berlangsung.
Tentang menjadi seorang panitia dalam sebuah acara kampus menjadi hal yang menggelitik tersendiri bagi saya. Jujur saja hal ini berangkat dari rumor yang keluar dari mulut ke mulut mengenai kepanitiaan itu sendiri. Telinga saya pernah mendengar selentingan mengenai syarat yang harus dipenuhi oleh mahasiswa bila ingin menjadi panitia, yaitu berpenampilan rapi alias tidak boleh gondrong.
Untuk saya pribadi, alasan ini dapat dikategorikan sebagai hal yang mengada-ada. Karena, menurut saya, penampilan tidak dapat dijadikan sebagai tolok ukur untuk menentukan kinerja seseorang. Entah alasan apa yang mendasari peraturan ini. Dan bila hal tersebut tidak demikian, alangkah baiknya pihak kampus meluruskan hal ini.
Mengenai hal terakhir, ini menjadi keprihatinan tersendiri bagi saya. Walaupun saya sendiri belum pernah tersangkut masalah dengan BAAK, namun saya pun ikut geleng-geleng kepala bila mendengar cara kerja BAAK dalam menangani permasalahan mahasiswa.
Kadang hal tersebut disebabkan oleh daripada kesalahan BAAK itu sendiri. Namun bila hal itu dikejar-kejar oleh mahasiswa yang bersangkutan yang sudah mengoreksi hal tersebut. Sikap BAAK terkesan tidak mau tahu dan tidak mau repot atas urusan yang telah lalu tersebut membuat seakan-akan kesalahan tersebut disebabkan oleh mahasiswa itu sendiri. Padahal bila dikulik lebih dalam kesalahan tersebut terjadi akibat kesalahan yang dilakukan BAAK.

Fikom Night 2010: Aku, Kamu, dan Indonesia

S
ebuah acara akbar fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara (Ilkom UMN) Fikom Night digelar Rabu (24/11) silam. Acara ini dihadiri lebih dari 200 mahasiswa dan dimeriahkan oleh penulis Raditya Dika.
Fikom Night adalah acara tahunan yang wajib dihadiri oleh seluruh mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dari angkatan 2007 sampai angkatan 2010. Tujuan diadakannya acara ini adalah semua mahasiswa Ilkom bisa saling berinteraksi tanpa ada kesenjangan antara senior dan junior. Hal ini disampaikan oleh ketua panitia Fikom Night 2010, Gabriella Amanda (Gaby) di sela-sela acara, Rabu(24/11).
“Kita ingin agar Mahasiswa baru 2010 kenal semua. Dari 2007 sampai 2009, begitu juga sebaliknya”, ujar Gaby.
Ide terbentuknya Fikom Night ini muncul dari ketua program studi Ilmu Komunikasi, Bertha Sri Eko. Ia ingin acara seperti ini diadakan tiap tahun dengan pemilihan panitia melalui perwakilan kelas.
Tema yang diangkat tahun ini adalah “Aku, Kamu, dan Indonesia”. Apa sih maksudnya? Aku dan kamu berarti sesama anak Fikom bersatu dan melakukan sesuatu yang membanggakan untuk Indonesia.
Acara kebersamaan ini dimulai dengan registrasi para mahasiswa yang sudah membeli tiket, dilanjutkan dengan sesi foto, dan pemutaran film berjudul Keanekaragaman di Indonesia. Kemudian, seperti yang telah direncanakan oleh panitia sebelumnya, masing-masing mahasiswa diberi beberapa lembar yang bertuliskan nama peserta lain. Dari situ, mereka diharuskan mencari nama sesuai yang tertera dengan tepat.
Tak ayal masing-masing peserta langsung sibuk mencari anggota kelompoknya dan otomatis harus berkenalan dengan satu sama lainnya. Setelah berkumpul jadi satu, masing-masing kelompok diwajibkan membuat yel-yel untuk ditampilkan sebelum permainan.
Suasana bertambah seru karena sosok yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Seorang bintang tamu yang namanya sudah dikenal yaitu Raditya Dika, penulis novel Kambing Jantan dan Marmut Merah Jambu. Dalam talkshow singkat itu, ia berbagi pengalaman hidupnya. Mulai dari cerita saat pertama kali mengirimkan naskahnya ke penerbit, keluarganya yang absurd, atau pengalaman ditolak perempuan. Berkat kemampuannya dalam berinteraksi dengan penonton, tak ayal semua orang yang ada di dalam ruangan tertawa terbahak-bahak mendengar lelucon konyol yang disampaikan.
Fikom Night tidak hanya dimeriahkan oleh Raditya Dika seorang, tetapi ada beberapa mahasiswa angkatan 2007 berbagi pengalaman selama mereka magang. Lalu ada pula kejutan ulang tahun untuk salah satu dosen Ilmu Komunikasi, yaitu Joice Caroll dan dilanjutkan pelantikan ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi (HMJ Ilkom) 2010, Vicky Sidharta (Public Relation ’08) dan wakilnya Ciseh Putera (Public Relation ’09).
Kemudian acara ditutup dengan makan malam dengan iringan musik dari dua band mahasiswa UMN.
Meskipun ada beberapa masalah koordinasi, tetapi Gaby menyatakan dirinya cukup puas dengan hasil kerja keras panitia. ”Semoga bisa lebih baik lagi ke depannya ketika dipegang anak 2010”, ucapnya saat ditemui di akhir acara.(JA/IM/JHD/RAN)
        Kemeriahan Acara Fikom Night 2010 (saat bergabung dengan kelompok masing-masing). Foto: Izzatul Mazidah

     Suasana Fikom Night. Foto: Izzatul Mazidah
       Raditya Dika. By : Widyasari Ginting
  
          Foto: Chairunissa
Randy Hernando
(Jurnalistik 2009)